ADVETORIAL : "BOB Berkomitmen Mendukung Taman Nasional Zamrud"

Posted on: 22 Agustus, 2016 (898 Views)


Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Siti Nurbaya melalui SK No.350/Men-LHK/Setjen/OLA/5/2016. menetapkan Perubahan Fungsi Kawasan Suaka Margasatwa Danau Pulau Besar dan Danau Bawah  serta Kawasan Hutan Produksi Tetap Tasik Besar Serkap menjadi Taman Nasional Zamrud di Kabupaten Siak Provinsi Riau seluas  31, 480 hektar sesuai yang akan diresmikan bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia Tingkat Nasional yang akan dipusatkan di Negeri Istana, Kabupaten Siak, 22 Juli 2016. 

 “Selamat kepada Pemerintah Kabupaten Siak, atas penunjukkan sebagai tuan rumah pelaksanaan peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia  Tingkat Nasional dan peresmian Taman Nasional Zamrud yang telah diperjuangkan oleh pemerintah Kabupaten Siak sejak lama”, buka GM Badan Operasi Bersama  PT Bumi Siak Pusako – Pertamina Hulu, Susanto Budi Nugroho.

Sebagai salah perusahaan Migas yang memiliki lapangan eksisting jauh sebelum penetapan Taman Nasional, Susanto Budi Nugroho mengharapkan nantinya kegiatan ekploitasi BOB PT Bumi Siak Pusako-Pertamina Hulu  dapat ditingkatkan dengan melakukan kegiatan penambahan sumur pengembangan, peningkatan produksi melalui Enhanced Oil Recovery(EOR)  dan sumur eksplorasi. Hal ini diperlukan mengingat potensi bawah tanahnya masih sangat layak untuk diproduksikan. Belum lagi perkiraan dari sumur eksplorasi yang juga ditengarai mempunyai prospek yang besar.

Nama Zamrud sendiri berasal dari nama Lapangan Zamrud (Zamrud Field) , yang merupakan salah satu lapangan minyak BOB PT Bumi Siak Pusako-Pertamina Hulu yang ditemukan tahun 1975 dan mulai diproduksikan tahun 1982 dan masih menghasilkan minyak mentah bagi Negara hingga saat ini.

Selama beroperasinya BOB PT Bumi Siak Pusako-Pertamina Hulu, kegiatan operasi produksinya selalu memperhatikan dan menjaga pelestarian lingkungan (Environmental Concern) di kawasan konservasi. Hal ini dapat dilihat dilapangan dimana kegiatan ekploitasi migas bisa berjalan harmonis dengan lingkungan. Disela-sela kegiatan operasi dan sekitar fasilitas perusahaan, kondisi alam terlihat alami dan banyak ditemukan berbagai satwa berkeliaran, baik satwa langka dan buas. Para pekerja sudah biasa menjumpai berbagai jenis satwa/binatang saat ini bekerja di dalam kawasan.

BOB PT Bumi Siak Pusako secara berkala juga melakukan studi dampak kegiatannya terhadap flora dan fauna di dalam kawasan dan melakukan tindakan  perbaikan jika diperlukan. Limbah sisa kegiatan dibawa keluar kawasan untuk di-treatment dan BOB juga menyiapkan peralatan untuk penanggulangan pencemaran  dan melakukan latihan rutin sebagai persiapan. Selain itu BOB juga terlibat aktif dalam penanggulangan kebakaran di dalam maupun disekitar kawasan, demikian juga pengamanan kawasan.

 “Kita harus mampu menjaga keharmonisan operasi produksi dengan kelestarian lingkungan, apalagi disaat Pemerintah telah menetapkan kawasan Zamrud menjadi Taman Nasional,negara juga mengharapkan  BOB juga dapat meningkatkan produksinya.

 

Badan Operasi Bersama PT Bumi Siak Pusako-Pertamina Hulu sangat berterima kasih kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan Pemerintah Kabupaten Siak atas dukungan dan dan bekerjasama yang baik. Diharapkan kedepannya, hubungan kerjasama dapat ditingkatkan untuk kemakmuran bangsa, dan BOB sendiri akan siap mendukung suksesnya Taman Nasional Zamrud, tutup Susanto. (Adv)