Taman Nasional Zamrud Siap Dibuka di Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Posted on: 22 Agustus, 2016 (527 Views)


Taman Nasional (TN) Zamrud di Siak akan secara resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo pada perhelatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 23 Juli 2016 mendatang. Taman seluas 31 ribu hektare tersebut akan menggenapi jumlah TN di Indonesia menjadi sebanyak 52 buah.

Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Bambang Hendroyono menguraikan, pemerintah telah menetapkan fungsi suaka margasatwa danau pulau besar atau danau bawah dan hutan produksi Tasik Serkap menjadi TN Zamrud melalui SK.350/MenLHK/Setjen/OLA/5/2016. Pengelolaan TN akan bersinergi antara KLHK, Pemda dan Pemkab Siak.

"TN Zamrud juga menjadi jawaban atas pertanyaan dunia internasional tentang komitmen bangsa Indonesia terhadap konservasi dan pelestarian lingkungan hidup di Indonesia," kata dia dalam konferensi pers, Selasa (12/7).

TN Zamrud memiliki dua danau spesial yakni Danau Pulau Besar seluas 2.416 hektare dan Danau Bawah seluas 360 hektare. Danau berada di hamparan ladang minyak bumi Coastal Plan Pekanbaru (CPP) Block yang dikelola pemerintah daerah Kabupaten Siak. Selain memiliki danau, Zamrud juga memiliki ragam flora dan fauna unik yang siap dijaga kelestariannya.

Danau Zamrud berlokasi di Desa Zamrud, Kecamatan Siak Indrapura, Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Danau dapat dijangkau dalam jangka waktu tiga jam melalui perjalanan darat dari Pekanbaru dengan menggunakan kendaraan pribadi.

"Kawasan ini menjadi TN sehingga pengelolaannya akan terpantau, tidak akan mudah dirambah sembarangan hutannya," kata Bupati Syamsuar. Kawasan Zamrud memiliki sejumlah satwa langka nan indah semisal ikan arwana emas, harimau sumatera, beruang merah dan beragam jenis ular.

Kicauan burung Serindit yang menjadi ikon provinsi Riau pun terdengar di sana. Untuk flora, kawasan Zamrud didominasi tumbuhan rawa seperti bengku, rengas dan pisang-pisang. Masih banyak lagi kekayaan primata, ikan, burung dan satwa langka lainnya di kawasan Zamrud.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) 2016 mengambil tema Go Wild For Life atau Selamatkan Tumbuhan dan Satwa Liar untuk Kehidupan. Menteri LHK Siti Nurbaya mengatakan perdagangan satwa ilegal, lanjut dia, telah mengikis keanekaragaman hayati di bumi dan mengancam keberlangsungan hidup berbagai spesies.

"Pesan utama tema ini adalah untuk memerangi perdagangan tumbuhan dan satwa liar (TSL) illegal," kata Siti Nurbaya.

Menteri Siti Nurbaya melihat semua stakeholder telah siap secara teknis maupun rangkaian acaranya untuk menyelenggarakan puncak peringatan HLH 2016. Menteri Siti Nurbaya berharap peringatan HLH 2016 ini menginspirasi seluruh lapisan masyarakat untuk mengambil tindakan nyata dalam melestarikan lingkungan hidup.

(REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA)