Security BOB PT. BSP-Pertamina Hulu dan Babinsa Ringkus Pencurian Minyak Mentah

Posted on: 08 Desember, 2015 (1294 Views)


Dua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka atas nama AN dan BN serta diamankan di Markas Polisi Sektor Tapung Hulu. 

Penangkapan kedua pelaku pada Rabu lalu (2/12) tersebut berawal  dari gabungan team investigasi Security BOB dan BKO TNI yang mencurigai pelaku Ilegal Tapping dengan 1 unit kendaraan yang saat itu terpuruk di lokasi dan sebelumnya sudah mendapat laporan terdapat minyak mentah yang berserakan di jalan. Dari laporan itu, sekuriti yang dikomandoi Zulrepelita dan dibantu oleh Babinsa Kasikan, Serda Abdurrahman langsung melakukan penyelidikan dan menangkap tangan keduanya saat melakukan pencurian minyak mentah (Crude Oil) di lokasi Giti 01.

Dari penangkapan tersebut, berhasil juga diamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit mobil jenis "PickUp", satu gulung selang serta dua tangki penadah hasil minyak curian masing-masing berkapasitas 1.000 liter. Selanjutnya minyak mentah tersebut dituang dengan menggunakan selang ke dalam tangki berkapasitas 1.000 liter. Sejumlah barang bukti dan pelaku diserahkan ke Markas Polisi Sektor Tapung Hulu.

Kegiatan pencurian minyak mentah atau "Illegal Tapping" ini merupakan aksi yang kesekian kalinya dilakukan para pelaku dengan mengambil minyak secara langsung dari sumur minyak aktif.
 

Selanjutnya Tim Gabungan Polsek Tapung Hulu, Polsek Kabun dan Security BOB melakukan pengembangan dan berhasil menemukan lokasi penimbunan dan penyulingan minyak mentah yang terletak di Desa Aliatan, Tandun.
Dari lokasi tersebut ditemukan dua kolam berukuran besar yang berfungsi sebagai tempat penimbunan minyak hasil curian dan juga tungku alat masak serta rangkaian aliran minyak mentah dan minyak hasil sulingan dalam bentuk solar. 

Berdasarkan keterangan kedua tersangka, terdapat pemilik lokasi penampungan dan penyulingan minyak hasil curian itu. Namun, petugas belum berhasil menemukan pemilik yang dimaksud dan pihak kepolisian sudah menetapkan sebagai DPO.




Foto lain